Kata Presiden Jokowi: Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Perlu Evaluasi Zona Berbahaya di Sekitar Objek Vital

- 6 Maret 2023, 11:50 WIB
Presiden Jokowi minta evaluasi zona berbahaya buntut kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Presiden Jokowi minta evaluasi zona berbahaya buntut kebakaran Depo Pertamina Plumpang /Tangkapan layar/YouTube/Sekretariat Presiden/YouTube Sekretariat Presiden

BERITASUKOHARJO.com – Presiden Jokowi Widodo mengunjungi posko pengungsian korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, pada 5 Maret 2023. Pada kunjungannya, Presiden Jokowi didampingi oleh Kepala BNPB, Menko PMK, Menteri BUMN, dan Pj. Gubernur DKI Jakarta.

Presiden Jokowi menyampaikan belasungkawa terhadap peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang menewaskan 16 jiwa dan 37 orang lainnya luka-luka kepada para pengungsi yang berada di RPTRA Rawa Badak.

Presiden Jokowi memberikan bantuan berupa paket sembako, makanan siap saji, dan dukungan moril ke pengungsi. Presiden juga menginstruksikan agar segera dilakukan audit menyeluruh pada zona berbahaya yang berada di sekitar objek vital, terutamanya yang berdekatan dengan pemukiman warga.

Presiden Jokowi menegaskan untuk melakukan beberapa evaluasi yaitu seperti memindahkan lokasi depo atau melakukan relokasi segera mungkin atas pemukiman warga yang ada di sekitar depo. Menurutnya, lokasi pemukiman warga yang terdampak kebakaran Depo Pertamina Plumpang seharusnya tidak menjadi tempat tinggal.

Baca Juga: Cukup 2 Telur Hasil Jadi 45 Cup, Ide Jualan Takjil Lembut, Ekonomis, Dijamin Omzet Meningkat Dua Kali Lipat!

Dikutip BeritaSukoharjo.com melalui website BNPB, Presiden Jokowi menyampaikan, “Saya sudah perintahkan Menteri BUMN dan Pj. Gubernur DKI untuk segera mencari solusinya.”

“Karena ini memang zona yang bahaya. Tidak bisa lagi ditinggali. Tetapi harus ada solusinya. Bisa saja Depo Plumpangnya digeser atau penduduknya yang digeser direlokasi,” ungkap Presiden Jokowi.

“Memang zona bahaya, tidak hanya yang seperti di sini tapi di tempat lain juga harus dievaluasi karena menyangkut nyawa,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi menjadikan peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang ini sebagai bentuk evaluasi di tempat lain, yaitu supaya masyarakat lebih bijak menentukan lokasi yang akan dijadikan tempat tinggalnya. Presiden Jokowi berkoordinasi dengan Pertamina agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Baca Juga: Ide Usaha Modal Kecil Omzet Besar! Kombinasi Kulit Pangsit dan Pisang Jadi Cemilan Enak, Kriuk, dan Mantap Ban

Di sisi lain, Menko PMK juga mengungkapkan, “Saya memastikan bantuan tanggap darurat pemerintah pusat melalui BNPB dan Kemensos berjalan baik. Bantuan tenda darurat dan logistik sudah tersedia. Selanjutnya terus dicek kebutuhan-kebutuhan lainnya, khususnya untuk perempuan dan anak."

Kepala BPNB menjelaskan, “Kami terus pantau dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Kami juga sejak kemarin telah memberikan dukungan berupa paket sembako, ada selimut, matras, dan lainnya.”

Data pengungsian saat ini sebanyak 297 warga. Sementara itu korban meninggal dunia sebanyak 16 orang dan yang mengalami luka-luka 37 orang. Seluruh korban luka sudah mendapat perawatan intensif saat ini.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dukungan tenda pengungsian sebesar 6x12 meter sebanyak 2 unit dan juga tenda keluarga 4x6 meter sebanyak 25 unit. Selain itu bantuan lainnya yaitu berupa 1.000 paket sembako, 1.500 lembar selimut, dan 1.500 buah matras.***

Editor: Risqi Nurtyas Sri Wikanti


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah