Tolak Jokowi Tiga Periode, Rocky Gerung Sebut Megawati Sebatas Gertakan Sambel

27 Februari 2022, 14:55 WIB
Megawati tolak perpanjangan masa jabatan presiden. /Instagram/@presidenmegawati/

SUKOHARJOUPDATE - Usulan tiga periode Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden secara tegas ditolak oleh Ketua umum PDIP Megawati.

Penolakan Ketua Umum partai pengusung utama Jokowi jelas sangat mengejutkan. Megawati menginginkan masa jabatan Presiden yang diemban Jokowi sesuai aturan yang ada dalam konstitusi mengenai durasi maksimal seorang kepala negara memimpin negaranya.

Jelas, sikap tegas yang ditunjukan mantan Presiden RI ke V berbeda dengan dua parpol lainnya, yaitu PAN dan Partai Golkar.

Baca Juga: Peduli Korban Gempa, Kantor Kemenag Pasaman Barat Tampung Sekira 136 Pengungsi

Kedua Parpol ini justru mendukung masa jabatan Presiden Jokowi tiga periode.

"PDIP juga sudah hitung juga, karena itu, bu Mega dengan cara yang patriotik menyatakan tidak akan mundur dari garis konstitusi, berjalan lurus, dan menolak perpanjangan jabatan atau penundaan pemilu,"papar pengamat politik, Rocky Gerung seperti diberitakan Pikiran-Rakyat berjudul 'Megawati Soekarnoputri Tolak Jokowi Tiga Periode, Kekuatan PDIP Diuji", Minggu 27 Februari 2022.

Namun, pernyataan Megawati tersebut dinilai Rocky Gerung sebagai gertakan semata.

Baca Juga: Rusia Ukraina Memanas, 120 Ribu Warga Mengungsi ke Polandia

"Kita mau lihat bagaimana reaksi berikutnya nanti, karena kalau partai-partai yang lain memang sudah tunduk karena mereka disandera oleh kasus masing-masing," ujar Rocky Gerung.

Selain partai-partai tersebut, PDIP juga memiliki sejumlah kasus yang belum terselesaikan.

Kasus tersebut menjadi ujian bagi PDIP terkait pernyataannya menolak penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan Jokowi, apakah akan konsisten atau tidak.

Baca Juga: Kemunculan Kera Siluman di Lereng Gunung Merapi, Firasat Datangnya Musim Penghujan

"Kita akan lihat apakah PDIP mampu konsisten, sementara dia disandera juga oleh beberapa kasus yang belum selesai kan. Jadi ini sebenarnya pertaruahn kekuasaan. Bisa kirim si A untuk kirim kode dari pintu depan dan mengancam dari pintu belakang," ucap Rocky Gerung.(Christina Kasih Nugrahaeni/Pikiran-Rakyat) ***

Editor: Bramantyo

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

Terpopuler